Sunday, September 27, 2015

7 Minoritas Muslim Paling Kuat di Dunia



Indonesia adalah sebuah Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Namun, kuantitas tidak menjamin kualitas dari masyarakat yang disebut sebagai bangsa paling sopan di dunia ini. Nah, seharusnya kita malu dengan bangsa minoritas di bawah ini : 

1.       Uighur 

Muslim Uighur

Adalah bangsa muslim yang tinggal di Turkestan Timur, masuk dalam provinsi Xinjiang, Cina. Bangsa muslim ini adalah salah satu penyusun etnis muslim yang ada di Cina, yang berjumlah lebuh dari 23 juta jiwa. Etnis ini sering kali mendapat perlakuan sewenang-wenang dari rezim Komunis Maois yang berdiri sejak tahun 1949 ini. Mereka kerap kali dilarang menjalankan rukun islam seperti sholat dan puasa. Mereka juga selalu diawasi dalam kehidupan sehari-hari dengan dalih pemberantasan “terorisme”. Kini, mereka membentuk milisi “Partai Islam Turkistan” yang terdiri dari masyarakat Turkestan Barat (Uzbekistan dan Kazakhstan) dan Timur. Kelompok ini banyak beroprasi di medan perang Afghanistan, Pakistan dan Suriah.

2.       Pattani.

tentara Thailand menindas Muslim Pattani bahkan ketika sholat

Muslim Pattani adalah muslim yang sering dijadikan objek latihan militer Thailand dengan dalih pemberantasan “terorisme”. Beruntung, nasib mereka tidak seburuk mislim Uighur di atas. Karena selain militer Thailand yang bagai bumi dan langit dengan Komunis Cina, mereka juga mendapatkan bala bantuan dari sesame muslim Asia Tenggara. Namun, hungga saat ini perlawanan bersenjata masih erus berlanjut karena pemerintah Thailand tidak kunjung menghentikan aksi brutalnya tersebut.

3.       Muslim Afrika Tengah.

Tentara Perancis berkolaborasi dengan Anti-balaka M

Muslim Afrika Tengah berasal dari berbagai macam etnis yang beragama islam. Minoritas muslim yang memiliki presentase 15% ini pernah mengalami masa-masa damai ketika milisi Muslim Selaka berkuasa di ibukota Bangui dan mayorias kota di Afrika Cengah dan otomatis menjadi penguasa republic yang pernah berbentuk kekaisaran ini. Namun, mayoritas Kristen di sini menolak untuk mengakui kekuasaan Selaka dan pemimpin mereka Michael Djotodia. Kini, Djotodia telah jatuh dan Kristen memiliki milisi bernama Anti-Balaka yang terus menindas, membantai dan mengusir Muslim.

4.       Muslim India

Prof. Abdul Kalam

Sama seperti Afrika Tengah, Muslim India terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Walaupun tidak mendpat diskriminasi, mereka masuk dlam daftar ini dikarenakan merekalah yang seolah-olah berkuasa di Negara Bollywood ini. Bahkan prof. Abdul Kalam yang merupakan ilmuan dibidang nuklir, adalah mantan presiden India. Tidak hanya itu, banyak politisi, pengusaha dan artis-artis muslim yang menggeliat di Negara dengan kekuatan militer terkuat kedua di Asia tersebut.

5.       Salafi Bosnia

Mustafa Ceric mufti Bosnia dari kalangan Salafi

Bosnia merupkan Negara dengan presentase Muslim yang cukup besar yakni 41%. walaupun begitu, muslim disini mempraktekkan Islam yang relatif sama dengan Indonesia. Tapi tidak dengan orang-orang salafi dari pedesaan. Ketika banyak muslim yang mengungsi ke luar negri ketika terjadi perang Bosnia, salafi dari pedesaan ini tidak berhenti mengobarkan jihad melawan aggressor dari Kroasia dan Serbia. Kini mereka banyak yang pergi ke Iraq dan Suriah untuk bahu-membahu dengan pejuang Muslim di sana untuk menggulingkan tirani disana.

6.       Tartar Krimea 

Tentara Muslim Ukraina

Tartar Krimea adalah penduduk asli semenanjung Krimea yang kini di aneksasi oleh Rusia. Mereka sebelumnya merupakan penduduk mayoritas dari semenanjung yang pernah jadi bagian Ottoman tersebut. Namun ketika Josef Stalin berkuasa, mereka di usir secara brutal ke daerah Asia Tengah dan Siberia. Kini, jumlah mereka tinggal 12% saja dan 90% dari mereka menginginkan tetap bergabung dengan Ukraina.

7.       Kaukasus 

Shamil Basayef

Muslim Kaukasus adalah etnik yang terdapat di selatan Rusia. Mereka adalah muslim yang sangat tangguh, tidak takut mati dan anti-kolonialime. Perjuangan itu dimulai ketika pada abad 18 Imam Shamil berjuang melawan Rusia agar tidak menjadi daerah baru dari kekaisaran yang dipmpin oleh Chaterine The Great itu. Kemudian pada dekade 1990-an Dzokhar Dudayev mendeklarasikan kemerdekaan Chechnya dari Rusia. Orang-orang Chechnya yang sudah tidak tahan dengan kebengisan Rusia mendukung 100% kemerdekaan itu. Begitu pula dengan muslim Kaukasus lainnya. Namun, Rusia yang geram akhirnya berhasil memenangkan pertempuran dengan memanfaatkan pengkhianat bernama Akhmad Kadyrov untuk bersama membasmi pejuang muslim Chechnya yang saat itu dipimpin “Shamil kedua” yakni Shamil Basayev yang menjadi komandan perang setelah Dzokhar Dudayev gugur dalam pertempuran.

No comments:

Post a Comment

Tentang Kami

p style=”text-align: center”> alt=”” width=”240″ height=”180″/>

Kami hanyalah sekelompok orang yang menyalurkan hoby kami berharap suatu saat bisa ditawari oleh berbagai media terutama media islam untuk setidaknya magang.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...