Wednesday, October 14, 2015

9 Pelajaran yang di Dapat Setelah Melihat Film “Omar” dari Palestine





Film “Omar” sempat menggegerkan dunia dengan menjadi pemenang dalam salah satu ajang bergengsi perfilman di dunia. Film yang menceritakan perjuangan Omar beserta kedua temannya yang bergabung dengan kelompok perjuangan Palestine ini menyajikan berbagai macam adegan yang sesuai dengan standar film barat. Ditambah dengan percintaan yang sangat “khas barat” dengan tokoh yang dinamakan Nadia. Namun, kami disini tidak akan membahas tentang alur dari film tersebut. Melainkan, dari film tersebut kita dapat membuka mata kita lebar-lebar tentang kondisi sebenarnya yang terjadi di Palestina dan terutama Tepi Barat.

1.       Tidak Semua Orang Palestina “Islamis”.

Sangat banyak adegan dalam film ini yang menceritakan kebebasan, sekularisme dan lain-lain. Hal ini bisa jadi merupakan cerminan dari Tepi Barat yang dikuasai oleh faksi sekuler Fatah. Dan sangat berbeda dengan Gaza yang dikuasai Hamas tahun 2007.

2.       Palestina Tidak Bersatu


Disini terlihat dengan jelas tembok besar yang memisahkan dan menghalangi mobilitas penduduk satu sama lain. Dan tokoh utama dalam film ini harus bertaruh nyawa dengan memanjat dinding untuk menemui kekasihnya, Nadia yang dibuat oleh Israel yang panjangnya ratusan kilometer tersebut.













3.       Polisi dan Tentara Israel Bebas Berkeliaran di “Area B” Tepi Barat.



“Area B” adalah area yang telah disetujui oleh perjanjian Oslo sebagai wilayah milik Palestina. Namun seluruh prosedur keamanan adalah milik Israel. Di film ini trlihat bahwa Israel dengan leluasa menangkapi para pejuang Palestina.






4.       Sering Terjadi Konflik Antar Sesama Pejuang.

Para pejuang sering kali harus bertengkar satu sama lain. Bahkan dalam satu kasus, pertengkaran tersebut bisa merenggut nyawa sesame pejuang.

5.       Penjara Di Israel Sangat Tidak Manusiawi.


Hal tersebut dapat ditunjukkan dengan penyiksaan yang kata Negara-negara barat menyalahi hak azazi manusia. Namun, barat dengan sukarela memberikan bantuan dalam segala bentuk ke Israel.

6.       Budaya Barat Telah Meracuni Masyarakat Palestina 


Terdapat banyak sekali hal yang membuktikan bahwa budaya barat telah meracuni masyarakat Palestine. Seperti pacaran dan hamil di luar nikah. Hal ini sangat miris, karena Palestina sudah dikenal dengan buminya para syuhada.

7.       Mossad Dimana-mana

Mossad (agen rahasia Israel) banyak sekali merekrut orang Arab dari segala macam latar belakang dari Yahudi, Kristen dan bahkan Islam. Mereka disebar di seantero Tepi Barat untuk memadamkan api perjuangan bangsa Palestina.

8.       Harus Pandai Memilih Teman

Dala film ini anda diajarkan untuk pandai memilih teman. Seperti para pejuang Palestina. Apabila salah memilih teman, akibatnya fatal. Yakni paling beruntung adalah dipenjara. Karena, bisa saja teman tersebut bersekutu dengan Israel demi uang.

Nah dari seluruh pelajaran yang dapat dipetik diatas, dapat disimpulkan ke nomor 9 yakni :

9.       Perjuangan Kemerdekaan Palestina itu Sulit.


Yup, benar sekali. Perjuangan suatu bangsa memang tidaklah mudah. Namun, Palestina memiliki masalah yang amat kronis seperti yang telah disebutkan di atas. Apabila masalah tersebut belum dapat diatasi. Kemerdekaan palestina dengan wilayah sebelum perjanjian Balfour 1917 sudah lenyap.

No comments:

Post a Comment

Tentang Kami

p style=”text-align: center”> alt=”” width=”240″ height=”180″/>

Kami hanyalah sekelompok orang yang menyalurkan hoby kami berharap suatu saat bisa ditawari oleh berbagai media terutama media islam untuk setidaknya magang.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...