Sunday, October 18, 2015

6 militer Terlemah di Asia



Di Asia terkenal dengan Negara-negara yang memiliki kawasan yang indah. Namun, perang sering kali berkecamuk di benua yang memiliki julukan “Benua Kuning” ini. Tentu, perang membutuhkan kekuatan militer yang mengharuskan Negara untuk mengambil sebagian pajak utuk membiayai kemiliteran mereka. Namun, apa jadinya jika militer yang diinginkan tidak sesuai harapan? Nah daftar ini dibuat bukan mengukur dari jumlah militer Negara tersebut. Melainkan berdasarkan semangat tempur, mental dan akurasi serangan nah, ni dia daftarnya : 

1.       Afghanistan

 
Afghanistan sebenarnya memilki mental militer yang tangguh di akhir abad ke 20 hingga awal abad 21.di masa kepemimpinan Taliban dari tahun 1998 hingga 2001, walaupun tidak memiliki senjata yang cukup dan hanya bermodalkan semangat saja. Namun, semenjak invasi militer Amerika Serikat tahun 2001. Amerika membuat pasukan boneka mereka yang memiliki semangat tempur yang hancur. Sering kali mereka tidak berdaya melawan Taliban jika tanpa bantuan militer NATO. Sehingga ketika Amerika mundur dari Afghanistan nanti. Bukan tidak mungkin Rezim Taliban kembali berkuasa.

2.       Iraq



Iraq adalah super power di Timur-tengah dari tahun 1968 hingga 2003 ketika partai Baath pimpinan Ahmad Hasssan Al-Bakr dan Saddam  Hussein berkuasa. Hal tersebut dibuktikan dengan perang Iraq-Iran di decade 80-an. Namun ketika kalah dalam perang teluk tuhun 1991, Negara-negara barat beserta sekutunya meng-embargo total Iraq yang membuat pemerintah kewalahan mengimpur senjata. Ditambah dengan invasi Amerika tahun 2003 dan diubarkannya tentara Rezim Baath. Sehungga mau tak mau rezim baru harus membuat militer sendiri. Dan seperti Afghanistan, militer baru Iraq jauh lebih buruk dari milite rezim sebelumnya.

3.       Israel

 
Militer Israel bisa dibilang memiliki kekuatan tempur terbaik di Timur-tengah. Dengan mengunakan wajib militer kepada pemuda Israel, mereka dipandang sebagai salah satu militer terbaik di dunia. Namun fakta menyebutkan, mental mereka benar-benar jelek. Hal tersebut bisa dilihat dalam beberapa perang di Gaza dan Lebanon. Di mana mereka banyak yang frustasi dantakut berperang. Tidak sedikit pula yang menggunakan narkoba sebagai penguat ketika perang.. dan banyak yang tewas bunuh diri setelah perang akibat depresi berkepanjangan. Sedangkan dalam perang Arab-Israel, mereka meraih kemenangan berkat jasa agen mossad yang sangat aktif. Dan mereka punya angkatan udara yang cukup baik. Walaupun rasa takut mati tetap menyelimuti otak orang Israel.

4.       Palestina


 
Nah, kali ini adalah musuh bebuyutan dari Israel. Mengapa mereka masuk dalam daftar militer paling lemah? Sejak perjanjian Oslo tahun 1993, Palestina berhak untuk membentuk militer tersendiri. Namun sejak wafatnya pemimpin kharismatik Yassir Arafat, presiden yang baru Mahmud Abbas menggunakan militer kepada rakyat dan pejuang kemerdekaan Palestina. Bukan kepada negri Zionis Israel. Yang membuat jatuh tersungkur popularitasnya di mata rakyat Palestina.

5.       Kuwait


 
Negara kecil kaya minyak di sebelah timur Saudi Arabia ini sebenarnya punya dana yang besar untuk melengkapi militernya. Namun, ketika perang Iraq-Kuwait tahun 1990 militer Kuwait benar- benar tidak berdaya melawan super power Timur-tengah tersebut. Dalam beberapa hari saja militer kuwai sudah keok dan diduduki Iraq selama 7 bulan. Namun, dengan bantuan koalisi Internasional yang bejumlah lebih dari 700.000 prajurit di bawah komando Amerika tahun 1991 membuat mereka berhasil meraih kemerdekaannya kembali dari Iraq.

6.       Yaman

 

Negri paling miskin di semenanjung Arabia ini sebenarnya memiliki kekuatan tempur yang cukup baik dan militer yang bermental baik pula, namun pada tahun 2012 ketika presiden Ali Abdullah Saleh terguling, mereka mulai terpecah. Dan hasilnya pada tahun 2014 pasukan yang pro-Saleh bergabung dengan pemberontak Syiah Houthi dan melawan presiden yang sah yakni Abdu Rabbuh Mansur Hadi. Dimana pemberontakan tersebut mengundang simpati Negara-negara Arab untuk melakukan serangan kepada pemerintahan Syiah Houthi. Dimana pasukan pembereontak dari provinsi Saadah tersebut sering membunuh warga sipil yang bertentangan dengannya.  

1 comment:

  1. makasih atas infonya sangat membantu, dan jangan lupa kunjungi website kami http://bit.ly/2xuNorl

    ReplyDelete

Tentang Kami

p style=”text-align: center”> alt=”” width=”240″ height=”180″/>

Kami hanyalah sekelompok orang yang menyalurkan hoby kami berharap suatu saat bisa ditawari oleh berbagai media terutama media islam untuk setidaknya magang.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...